Mobile Menu

navigasi

More News

European Super League resmi ditunda!

13.07

 



Varia Olahraga - European Super League resmi menunda peluncuran kompetisi mereka untuk waktu yang belum ditentukan.

Hal ini disampaikan secara langsung melalui pernyataan resmi mereka yang dikutip oleh wartawan sepakbola terekemuka, Fabrizio Romano, dalam cuitannya di akun Twitter miliknya.

Dalam cuitan yang diungah pada Rabu (21/04/2021), dia mengungkapkan bahwa seluruh tim Inggris sudah meninggalkan kompetisi ini.

Baca Juga:

> 'Big Six' keluar European Super League, tanda gagalnya European Super League?

Kemudian dalam cuitan tersebut diketahui bahwa Inter Milan sudah keluar dari proyek ini dan tinggal menunggu pernyataan resmi. Sementara tim sekota, AC Milan, sudah dalam proses untuk keluar dari European Super League.

Namun untuk Juventus dan juga 3 tim LaLiga lainnya masih menunggu keputusan dari masing-masing klub.

Terakhir dia menerangkan bahwa seluruh elemen European SuperLeague sudah dihentikan untuk pembentukan proyek kembali.

Sebelumnya, pihak European Super League sudah mengeluarkan pernyataan tentang kondisi terakhir setelah seluruh tim ‘big six’ di inggris mengundurkan diri dari keikutsertaan mereka di kompetisi ini.

“kendati dengan pengumuman keluarnya klub Inggris, dimana keputusan tersebut berasal dari pihak luar klub” ungkap pernyataan resmi yang di unggah oleh Fabrizio Romano

“kami akan menimbang kembali langkah yang sesuai untuk bisa membentuk ulang proyek ini.” Lanjut pernyataan tesebut.

Mendapat banyak penolakan dari berbagai pihak, dan juga ancaman sanksi dari Europa membuat tim-tim Inggris perlahan meninggalkan proyek ini. 

Namun, Florentino Perez dan juga Andrea Agnelli selaku ketua dan wakil ketua proyek ini tetap optimis bahwa kedepannya European Super League menjadi revolusi baru bagi dunia sepakbola khususnya untuk wilayah Eropa.

Sebelum ditundanya European Super League, Agnelli sempat melontarkan pernyataan pada wawancara yang dilakukan oleh Repubblica. Dia menjelaskan tentang bagaimana jalan European Super League.

European Super League mensimulasi apa yang anak muda lakukan pada platform digital pada kompetisi Call of Duty dan Fortnite” (Penulis : Rifqi Azis/ Sumber: twitter.com/FabrizioRomano)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar