Mobile Menu

navigasi

More News

Wesley Foffana yang buka ditengah pertandingan, Indahnya Toleransi

09.43


 

Varia Olahraga - Bek Leicester City, Wesley Foffana, yang sedang melaksanakan ibadah puasa, terlihat berbuka ditengah pertandingan saat Leicester City menghadapi Crystal Palace pada lanjutan Liga Premier Inggris yang digelar pada Selasa (27/04/2021) dini hari WIB.

Pemain asal francis ini menjadi salah satu pemain muslim yang tengah menjalani ibadah puasa pada bulan Ramadhan. Selain dirinya, ada nama seperti Sadio Mane, Ngolo Kante, hingga Muhammad Salah yang sama-sama menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

Kejadian ini dianggap special dikarenakan wasit yang memimpin laga Leicester kontra Crystal Palace yakni Graham Scott menghentikan sementara pertandingan di menit 34 untuk memberi kesempatan Foffana untuk berbuka menggunakan minuman berenergi di pinggir lapangan. Selain itu kiper Crystal Palace, Guaita, mengulur waktu agar Foffana dapat berbuka puasa.



Banyak yang mengapresiasi langkah ini atas dasar toleransi yang terpupuk di dalam sepak bola. Selain itu juga kejadian ini juga termasuk yang pertama di Inggris. Karena sebelumnya, wasit tidak pernah menunda pertandingan untuk memberi kesempatan pemain muslim yang berpuasa untuk berpuka pada waktunya.

Melihat kejadian ini, Foffana merasa senang dan mengungkapkan via twit yang ia unggah di laman pribadinya.

“Hanya ingin berterimakasih kepada @premierleague dan juga @CPFC, @vguaita13 dan semua pemain yang telah mengizinkan saya berbuka ditengah pertandingan. Itulah yang membuat sepak bola indah” cuit @Wesley_Fofanaa

Pada pertandingan sebelumnya saat menjamu West Bromwich, Foffana dipaksa ditarik keluar oleh Brendon Rodgers dikarenakan sudah memasuki waktu berbuka di menit 60. Pelatih Leicester City tersebut memerhatikan kondisi pemainnya yang tidak minum dan makan sejak matahari terbit.

Sementara itu, FA sebagai otoritas tertinggi sepakbola Inggris memang sudah menerapkan peraturan berkain tentang kegiatan keagamaan yang disebut dengan B5 Rules. Pada peraturan pertama, pemain yang sedang menjalani ibadah puasa maupun ibadah lain tidak diwajibkan untuk turun bertanding dan tidak boleh ada pemaksaan. Sementara pertauran kedua berbunyi, bahwa FA akan lebih memerharikan jadwal dan juga waktu pertandingan ketika pada masa bulan ibadah. (Penulis: Rifqi Azis/ Sumber: twitter;Instagram)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar