Mobile Menu

navigasi

More News

Aksi protest fan Manchester United berujung penundaan pertandingan

08.14


 

Varia Olahraga - Fans Manchester United ‘menyerbu’ Old Traffod dalam aksi unjuk rasa menentang pemilik klub, keluarga Glazer.

Ratusan fans masuk ke dalam stadion, dan menduduki lapangan beberapa jam sebelum pertandingan. Invasi suporter ini sebagai bentuk kemarahan mereka terhadap pemilik United, keluarga Glazer, yang menjadi salah satu tim pendukung digelarnya European Super League.

Aksi ini berlangsung pada beberapa jam sebelum pertandingan northwest derby antara Manchester United menghadapi Liverpool, dalam lanjutan Liga Premiere Inggris, Minggu (02/05/2021) malam WIB.

Saat aksi ini berlangsung, para pemain dari kedua tim masih di tempat penginapan. Sementara para official, termasuk wasit, Michael Oliver terlihat sudah memasuki area Old Traffod. Pengumuman stadion telah dibersihkan juga sempat diumumkan.

Meskipun demikian, pertandingan antara Manchester United menghadapi Liverpool resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Hasil ini diraih setelah terjadi pembicaraan antara pihak klub, pengelola EPL, kepolisian, hingga dewan kota

“Berdasarkan pembicaraan antara kepolisian, EPL, dewan Trafford, dan kedua klub, pertandingan melawan Liverpool ditunda dengan pertimbangan keselamatan dan keamanan seputar aksi protes hari ini. Selanjutnya kami akan berbicara dengan pengelola EPL terkait jadwal revisi,” demikian pernyataan manajemen United melalu laman resmi mereka.

“Fans kami sangat mencintai Manchester United, dan kami memahami hak untuk menyampaikan pendapat dan aksi protes damai.”

“Tetapi, kami menyesali gangguan terhadap tim, dan tindakan yang membahayakan suporter lain, staf, dan polisi yang bisa membuat mereka dalam bahaya. Kami mengucapkan terima kasih dukungan kepolisian, dan akan memberi bantuan bila mereka ingin melakukan investigasi lebih lanjut.”

Salah satu lagenda MU yakni, Garry Neville mengugkapkan bahwasanya aksi protes dari para protes ini merupakan hal yang lumrah. Menurutnya, aksi ini merupakan puncak emosi dari para supporter akan para petinggi klub, dan juga keputusannya dalam 2 minggu terakhir. (Penulis: RIfqiazis/ sumber: goal.com)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar