Mobile Menu

navigasi

More News

European Super League, sebuah kompetisi masa depan sepakbola

12.00

 


Varia Olahraga - Dunia persepakbolaan internasional dikejutkan dengan hadirnya European Super League (ESL), sebuah liga yang diprakasai oleh pemilik klub-klub besar seperti Real Madrid, Manchester United, dan Liverpool.

Dalam sebuah pernyataan dari pihak Super League yang telah dikonfirmasi Marca, menyebutkan bahwa Florentino Perez (Presiden Real Madrid) akan menjadi ketua pertama.

Kompetisi ini dilatar belakangi oleh kondisi keuangan di masa pandemi dan juga sikap UEFA dan FIFA sebagai penyelenggara kompetisi yang tidak transparan dalam pengelolaan keuangannya.

Terdapat 12 klub yang dipastikan akan mengikuti Liga ini. 12 klub tersebut ada Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham dari Inggris. Kemudian ada Atletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid dari Spanyol. Terakhir ada Ac Milan, Inter Milan, dan Juventus dari Italia. Hal tersebut disampaikan oleh wartawan sepakbola terkenal Fabrizio Romano pada Senin (19/04/2021).

Rencana pembentukan European Super League terjadi saat pandemi Covid-19. Klub Pendiri Super League ingin meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa yang ada sepanjang musim, dan menciptakan format untuk klub dan pemain top guna bersaing secara teratur.

Dalam beberapa bulan terakhir, diskusi telah dilakukan dengan para pemangku kepentingan sepak bola mengenai format kompetisi Eropa di masa depan.

Turnamen tahunan yang baru ini diyakini dapat memberikan pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih besar dan dukungan untuk sepak bola Eropa.

Selain itu, kompetisi akan dibangun di atas fondasi keuangan yang berkelanjutan dengan semua Klub Pendiri transparan dalam keuangan mereka.

"Ke depan, klub pendiri berharap bisa mengadakan diskusi dengan UEFA dan FIFA untuk bekerja sama dalam kemitraan guna memberikan hasil terbaik bagi liga baru dan sepak bola secara keseluruhan," bunyi pernyataan pihak Super League, seperti dilansir Marca.

Format dari liga ini bisa dibilang seperti mengadapsi format liga di NBA. Dimana nantinya akan terdapat 20 team (15 tim pendiri dan 5 tim undangan) akan dibagi menjadi 2 grup. Setelah itu dengan format Round Robin 10 tim yang yang sudah masuk didalam grup akan menghadapi tim yang lain secara home & away. Setelah itu yang berada di peringkat atas akan masuk ke babak play off untuk mencari juara kompetisi ini. (Penulis: Rifqi Azis / Sumber: jpnn; marca; twitter.com/fabrizioromano)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar